Catatan ku #16 - Bingung | Cerita Ku

Jumat, 11 Mei 2012

Catatan ku #16 - Bingung

Lama sudah.. tidak menulis Blog.. kangen. Bukan!! Tapi ada yang ingin saya ceritakan.. Mungkin kebanyakan orang berbicara itu adalah kondisi GALAU!! Yaah, mungkin saja, namun saya tidak merasa hal yang saya alami adalah sebuah ke-GALAU-an. Intinya, saya mau cerita .. Sungguh saya hanya ingin bercerita .. Cerita tentang aktivitas di dakwah kampus..

Apakah kamu mengira kamu akan dibiarkan (begitu saja), padahal Allah belum mengetahui orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil teman yang setia selain Allah, RasulNya, dan orang-orang yang beriman. Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”(QS. At-Taubah:16)

Saya tidak bercerita tentang diri saya saja, namun semua terutama PE-NG-U-IN !!

KRISIS!! yah saya rasa, tidak berlebihan menyebutkan kondisi saat ini tentang Lembaga Dakwah Kampus yang anggotanya sudah hanya mementingkan kepentingan pribadi, kepentingan ego masing-masing, tidak se-frekuensi, tidak satu suhu dan banyak hal. "Itu perlu waktu ukhti, semua butuh proses. Seberapa lama proses itu hingga sampai pada tujuan, tergantung yang mengusahakan dan yang diusahakan ... ....". Iya faham soal itu, tapi seberapa lama? sudah 3 tahun lebih, kami mengusahakan tapi ketika Deadline-nya tiba masih belum siap juga. Dari mulai usaha yang begitu lembut, hingga usaha kami yang sedikit "extream" .. "Kalo begitu, coba cek 'amal yaumiah nya, sudah baikkah? ukhti, ingat untuk dapat menyentuh hati itu yaa dengan hati, tidak dengan yang lain.. Dengan Hati ukh.. Dengan Hati lagi... ...." Benar, untuk dapat menyentuh hati hanya dengan hati.

Sungguh, kami mulai kebingungan, threatment apa lagi untuk memahamkan "estafet 'ilmu, 'amal dan du'a" . Apa mungkin karena kami terlalu banyak dosa dan maksiat, sehingga kami bekerja dengan kesombongan pada Allah? Mungkinkah hati kami terlalu kotor, sehingga tak bisa menyentuhnya, menyentuh hati adik-adik kami? Astaghfirullahal'adzim Laa ilaa hailla huwal hayyul qoyyum wa atuubu ilaih. Allahu Rabb, ampuni kami.. ampuni kelalaian kami.

Mulainya menuntut ini dan itu, hanya tuntutan saja tak ada gerak, tak ada inisiatif, alih-alih tidak ingin mendahului qiyadah. Loh, bukankah sebuah organisasi, apapun genre-nya itu dibangun bukan oleh satu orang? Bukan!! Work team itu, bukan hanya menuntut, mencela kerja si A , si B, tanpa memberikan solusi, saya bilang bukan!! Lalu, apakah itu kerja team? seperti apa? Kerja tim sederhananya adalah 'amal jama'i. 'Amal jama'i lebih sederhananya adalah menjadi unsur-unsur bangunan. Jika dakwah diibaratkan sebuah bangunan, maka perlu unsur-unsur pembangunnya, batu bata, kayu, pasir dan lain-lain. 'Amal jama'i juga dianalogikan sebagai kesebelasan sepak bola, kemana kita akan membawa dakwah kita, LDK kita. Bukankah bisa, jika seorang saja yang menggiring bola dakwah?! Memang bisa, namun butuh tenaga, waktu, dan pemikiran yang ekstra serta ia akan mudah untuk menyerah di tengah-tengah pertandingan. Dakwah itu perlu orang-orang yang kuat, tegar, dan lurus..Bukan yang lemah, manja dan egois. Karena tabi'at dakwah itu panjang dan sulit, jalannya bukan jalan yang ditaburi bunga, bukan pula jalan yang datar-datar saja, jalannya itu penuh duri ujian, jalannya berkelok-kelok, naik-turun, terlalu banyak hambatan. Tahukah kalian mengapa bisa seperti itu? Jawabannya, Surga terlalu indah!!

"Dakwah butuh qudwah ukhti, butuh contoh.." Iya, benar sekali semua butuh proses, proses melihat, memperhatikan, mendengar, meniru lalu sampailah pada memodifikasi .. Mereka, mengeluh bisa jadi meniru dari kami, mereka kecewa dengan kerja kami bisa jadi kami pernah memperlihatkan kekecewaan di depan mereka. Mereka manja, apa itu juga meniru dari kami?? Astaghfirullah.. Ya Rabb, ampuni kami ...

"Mereka mungkin merindukan semangat-semangat kalian ukht.., coba deh, apa kabar iman mu hari ini ukht? apa kabar semangatmu ukht? lalu bagaimana kabar hati mu? .."  Mungkin sekali, sangat mungkin mereka merindukan semangat kami. Tunggu, tapi benarkah itu? Apakah indikasinya adalah mereka mundur secara teratur, merasa enggan mengerjakan program kerjanya sendiri, atau mengeluh kesana kemari??

Generasi yang berhasil adalah, ketika generasi dibawahnya jauh lebih baik. Lalu, bagaimana jika sebaliknya?! Innalillahi wa innailaihi raji'un ... Ya Allah, Rabbul 'Alamiin jagakan kami dari keputus-asaan kami, jagakan kami dari 'amarah dan kekecewaan yang begitu besar terhadap saudara-saudara kami dan dakwah kami..

Ya Allah, ampuni kami akan ke-lalaian kami.. Sungguh kami mencintai jalan-Mu ya Rabb.. Kami merindukan masa-masa ikatan itu merekat kuat, kami rindu saat-saat itu .. Ya Allah, mohon kuatkan pijakan kami, mantapkan langkah kami, eratkanlah genggaman kami dalam ukhuwah.. Tolonglah kami ya Allah akan dakwah kami, akan rumah kami.. Ya Allah, jangan biarkan kami berhenti karena ke-putus-asa-an kami.. Ya Allah jangan biarkan kami berhenti karena ke-Alpha-an kami akan pertolongan-Mu. Aamiin

"Tersenyumlah ukhti, bukankah disetiap kejadian ada hikmahnya? Tetap tersenyum yaa ukhti karena harapan itu masih selalu ada. Ingat ukht, janji Allah itu PASTI! tak ada keraguan sedikitpun, salah satunya adalah Pertolongan-Nya..."




23:05pm dalam diam ku kecewa, dalam diam ku menangis, dalam diam ku berdoa, dalam diam ... diam-diam ku tersenyum .. :)

2 komentar:

  1. Fight, teteh..:)
    Kalo Ay bisa bantu, bilang aja.. :)

    #eh, diakhir notesnya alhamdulillah ya g ada kata ngantuknya, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Fight... always and must HAMASAH :)]

      InshaAllah, tenang teh ayi.. ane ngga akan sungkan2 minta bantuan teh ayi he8 ;;)

      hihihi.. masih inget aja, iya teh ayi.. rasa kantuk'y tersamarkan dengan senyuman keyakinan akan pertolongan Allah :)

      Hapus
:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))