Penyakit Takut, Obatnya "Hadapi" | Cerita Ku

Jumat, 13 April 2012

Penyakit Takut, Obatnya "Hadapi"



Ehem.. hari jum'at seharusnya nulis tentang CaMat (Catatan Jum'at) yang sudah jadi rutinitas pekanan saya dalam menulis blog.. Tap kali ini, saya benar-benar hilang konsentrasi, malas dan tidak punya ide sama sekali. Ya sudahlah, kali ini saya curhat aja he8 ....

Assalamu'alaikum wr wb, hari ini cukup melelahkan namun " Cape teu puguh " alias ga jelas. Hingga tadi sore, sepulang saya dari kampus dan kotsan sahabat saya (Q_Q), tepat di terminal leuwi panjang saya bertemu dengan sahabat saya yang lain, yang luar biasa semangat dan juga luar biasa lama tak bertemu ^_^. Kita sama-sama ke arah Cimahi, dan sama-sama naik angkot (angkutan kota.red) yang sama, pertemuan yang mengasyikkan. Kadang atau bahkan sering BeTe "Bad Time" jika macet apalagi jika macetnya sangat panjang, tapi tidak bagi saya hari ini, macet adalah hal yang menyenangkan, karena kebersamaan kami jadi lebih lama.

Banyak hal yang diceritakan olehnya, begitupun dengan saya. Namun, sungguh luar biasa obrolan yang keluar dari lisannya, apakah itu? oke .. Inti tulisan saya kali ini, tidak sekedar curhat lho :) tapi inshaAllah membawa hikmah.. Apa coba? penasaran kan? he8 .. Yups sesuai judul tulisan ini, Penyakit Takut itu Obatnya "HADAPI" ketakutan itu sendiri ... :)

Dia bilang, jika kamu takut akan sesuatu, maka jangan pernah kamu lari dari sesuatu itu, kenapa? karena jika kamu lari, kamu tidak akan hanya jauh dari sesuatu itu, tapi juga kamu akan selamanya dihantui oleh rasa takut akan sesuatu itu. Misalnya, kamu fhobia (rasa takut) terhadap air, kamu akan selalu takut air jika kamu terus menghindar dari air. Coba seandainya kamu beranikan diri, secara bertahap untuk dapat menyentuh air, saya pikir fhobia kamu bakalan hilang dengan sendirinya.

Sebenernya sih, rasa takut terhadap suatu hal, bisa jadi itu bentuk yang normal dari sisi manusiawi nya kita. Namun akan sangat abnormal jika kita biarkan berkembang dan menjadi penyakit (fhobia), kata sahabat saya itu "Ga bisa nikmatin dunia" he8 ... ada benernya juga siih...

Lanjut, dia berkisah yang katanya diambil dari sebuah buku motivasi, namun saya lupa-lupa-ingat atau ingat-ingat-lupa, buku yang judulnya "The Power of Kepepet" (iya bukan sih?), sebernarnya saya juga sempat lihat buku dengan judul itu, disalah satu kotsan sahabat saya di DU (Q_Q), tapi saya tidak tahu isinya seperti apa.. oke oke kembali ke kisahnya yooo :)

Ada seorang wanita yang memiliki fhobia terhadap bulu unggas, apalagi unggasnya. Suatu hari anaknya yang masih sangat kecil sedang bermain di pinggir pantai dan disampingnya ada burung pantai, wanita itu sangat khawatir dan dilema. Disatu sisi ingin menghampiri dan mengambil anaknya menjauh dari pinggir pantai, dan disisi lain ia ketakutan setengah mati karena ada burung di samping anaknya. Singkat cerita, wanita tersebut mendatangi beberapa psikolog, demi keinginannya untuk sembuh dari fhobia-nya.

Singkat dari singkatnya cerita (bingung kan? saya juga bingung cari kosakatanya he8) beberapa psikolog, dinyatakan gagal untuk menyembuhkan wanita itu. Hingga, sampai ke psikolog A (Duuhh saya benar-benar lupa nama psikolog ini, blank he8), sang psikolog bertanya "Anda fhobia terhadap bulu? saya bisa menyembuhkanmu, namun dengan syarat anda harus mempersilahkan saya mengeluarkan sesuatu dari saku jas ku!". Wanita itu pun dengan sangat berharap, mengiyakannya. Lalu sang profesor itu mengeluarkan bulu unggas berwarna coklat, wanita itu teriak-teriak ketakutan tapi sesuai instruksi profesor setaku-takutnya wanita itu tidak boleh beranjak dari kursinya. Diam sebentar menunggu wanita itu sedikit lebih tenang, lalu profesor mengulurkan se-senti - se-senti lalu diam, lalu mengulurkannya kembali sedikit-sedikit lalu diam sebentar, begitu seterusnya. Hingga jarak antara wanita itu dengan bulu unggas hanya 5 cm saja, tapi ada keajaiban yang luar biasa, apa itu? 

Yaah, wanita itu berhasil sembuh dari fhobianya yang sudah lama sekali. Bayangkan, fhobia selama 37 tahun, dapat sembuh hanya dengan waktu 48menit saja. Luar Biasa, Keren.. jika rasa takut itu kita "pelihara" kita tidak akan pernah tahu kapan kita bisa berani (sembuh.red) bahkan bisa jadi kita tak akan pernah sembuh. Oleh karena itu, jika kamu takut akan sesuatu hal, maka hadapilah!! 

Saya tidak menyuruh kalian untuk tidak takut apapun, namun saya katakan dalam tulisan ini jika kamu takut maka hadapilah. Tahukah kalian, apa alasannya? Itu karena, obat dari rasa takut adalah dengan menghadapinya. Hadapilah, yang menjadikan rasa takutmu bercokol dalam diri... 

Eh, tapi biarkan satu rasa takutmu untuk terus berkembang dan menjamur dalam dirimu, apakah itu? Yups, rasa takut kepada murka Allah terhadap diri mu, rasa takut akan ketidakmampuan kita untuk bertobat dan rasa takut mu jika kamu dholim terhadap Allah beserta nabi-Nya serta pada orang tua mu. wallahu'alam

Oke sekian dulu, cerita saya untuk hari ini, besok-besok nyambung lagi dengan cerita yang lain :) ... Keep Semanggi - Semangat Tingkat Tinggi \^_^/
wassalamu'alaikum wr wb 

3 komentar:

  1. hadapi ketakutanmu!!
    yaaah, sesuatu yang tidak membunuhmu membuatmu lebih kuat XD hohohoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. he8 :)) betul, selama tdk membunuh.. Hadapilah :)

      Hapus
:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))