Seseorang pernah bilang, menikahlah dengan orang yang kamu cintai .. dulu saya pernah menyangkal hal itu.., menikah tanpa timbul "cinta" terlebih dahulu, itu tidak jadi masalah, bukan kah cinta datang dari seringnya kebersamaan, intensitas sebuah komunikasi dan adanya perhatian yang baik he8.. <mungkin>..
Tapi, saat ini saya mencoba berdamai dengan statement diatas.. Bahwa menikah itu sebaiknya dan di haruskan agar timbul perasaan "cinta" terlebih dahulu, atau minimal adanya ketertarikkan dulu. Hmm, soalnya sepupu saya, -seorang laki-laki- pernah bilang ..
"laki-laki itu sulit lho untuk timbul rasa sayang ataupun cinta, walaupun dia sudah menikah. Alasannya, laki-laki itu harus tertarik dulu pada seorang wanita baru dia akan membukakan hatinya. Laki-laki itu cuek-nya setengah mati, selalu berkutat pada logika dan pemikiran-pemikirannya.. Berbeda dengan wanita yang mengedepankan perasaannya, hatinya .. iya hatinya akan luluh hanya dengan perhatian dan pujian.. Tak perlu waktu yang lama, bahkan terkadang fisik pun akan diabaikan"
Ada benernya juga sih!! Tapi bukan berarti benar secara mutlak ,, karena sebagian kecil perempuan {saya mungkin termasuk}, agak sulit untuk membukakan pintu hati.. Dan untuk tertarik, perempuan type ini perlu waktu yang cukup lama. Terlebih, jika ia pernah menyukai seorang laki-laki di masa lalunya, dan masih menyukainya walaupun tak pernah diperlihatkan dan hanya tersimpan rapih dihatinya.. Pastilah, agak sulit untuk kembali terbuka hatinya untuk yang lain .. Walaupun, perempuan pada dasarnya adalah "follower" dan type manusia yang nurut .. Itulah fitrah seorang perempuan " Nurut, Patuh dan Tha'at " terhadap orang tuanya lalu suaminya .. wallahu'alam.
*Counting Down for enjoy use less internet *
Hmm.. ini hanya sebatas pendapat saya, yang sedang dalam keadaan pusing sama "dia" dan "mereka", juga sama "shashi" {ehem mau tau siapakah "dia dan mereka serta shashi?" klik aja di SINI ^_6 }
ada pendapat lain? ^_^ ..
“Most people do what he loves, but only a few people who loves what he does …”
0 komentar:
Poskan Komentar