*Speechless*
“Kenalin mba, saya aeny ^_^ “ | “ohh iya, dari mana
asalnya?”| “Dari cimahi mba, US = urang sunda he8 :D “| “Eh, tak kira orang jawa-an,
ternyata orang cimahi. Atuh iyeu mah wargi jabar keneh”|
Unbelievable. Banyak yang tidak
percaya, kalau saya orang sunda. Mereka bilang seorang Nuraeni Ratnawati itu
orang jawa tengah.
Tidak salah juga sih, bapak
saya berasal dari suku sunda aseli karena lahir dan dibesarkan bahkan hidup dan
mencari nafkah di kota Cimahi, tanah pasundan. Sementara, mamah saya lahir dan
dibesarkan di tanah jawi, tanah pahlawan katanya, kota Purbalingga. Namun,
mamah saya mencari ma’isyah dan menoreh pengalaman kehidupan sebenarnya di tanah
pasundan ini. Seorang diri. Hingga Allah mempertemukan jodohnya [bapak.read] di
tanah pasundan ini.
Lha saya? He8 , saya lahir memang di tanah jawi, tanah para wali. Kota Purbalingga. Yah hanya numpang lahir saja. Saya hidup, makan, berjalan, senang, sedih, sekolah, teman-teman, saudara-saudara seiman seperjuangan ada di tanah pasundan. Disini saya dididik, diterpa dan banyak hal terjadi di tanah pasundan.
Lha saya? He8 , saya lahir memang di tanah jawi, tanah para wali. Kota Purbalingga. Yah hanya numpang lahir saja. Saya hidup, makan, berjalan, senang, sedih, sekolah, teman-teman, saudara-saudara seiman seperjuangan ada di tanah pasundan. Disini saya dididik, diterpa dan banyak hal terjadi di tanah pasundan.
Begitu pun dengan bahasa ibu,
menggunakan bahasa lingkungan setempat. Bahasa
sunda. Akan tetapi bukan berarti saya tidak mengerti bahasa jawa lhooo. Saya
ngerti kok, ketika ada yang ngomong pake bahasa jawa, tapiiiii ketika ingin ngomong
bahasa jawa, hadeuh (-_-“) keteteran.
Fine, beberapa yang dekat
dengan saya [sahabat-sahabat saya] bilang, saya tidak cocok jika
jadi orang sunda. Alasannya, pertama saya kurang suka dengan lalaban.. [hmm,
tapi kan emang ndak enak, semua serba mentah, apa bedanya sama embek? He8]
.. Kedua, saya tidak suka sambal terutama yang ada terasinya sekaligus belum
bisa membuat sambal. [Hmm .. sambal itu kan pedes he8 :)) ]. Ketiga, intonasi
dalam suara saya, tidak kelihatan kalau saya orang sunda. [Atuhlah, abdi
kedah kumaha atuuh? :P ].
Alasan mereka juga menebak jika
saya orang jawa itu karena, pertama muka saya memperlihatkan saya orang jawa, katanya bulet2 gimana gitu wajah saya ini [hadeuh padahal chubby2 ..unyu2 gini he8 :D ]. Kedua, saya suka rasa yang
manis-manis yang biasa identik dengan orang jawa [saya memang kurang suka
yang pedes-pedes, tapi kan bukan berarti mutlak suka yang manis-manis, yang
asin-asin juga suka kok.. wah mereka belum #temenan he8]. Ketiga, saya
mengerti orang yang berbicara menggunakan bahasa jawa [yaa kan mamah juga suka
ngomong jawa dirumah, belum lagi keluarga besar kalo lagi ngumpul, kalo saja ngga ngerti
apa yang mereka omongin .. hmm .. kayak orang odong2 nih .. Hokcay = Olohok
ngacay he8 peace ahh] dan banyak hal lainnya.
Hadeuh (-_-“), segitunya yak..? ^_^
Tapi saya cukup beruntung,
punya orang tua dengan berbeda suku, jadi punya tempat mudik yang berbeda .. kesannya
keren. Punya saudara-saudara dari dunia hidup yang berbeda dan belajar bahasa
serta belajar dua budaya juga he8 J .. [eh, pengen juga lho teman sejati saya
nanti orang sebrang jawa, menyatukan antara dua budaya. Budaya pulau jawa
dengan budaya pulau .... ... .... he8 :D *Ngarep.com*]
Intinya, saya keturunan suku
sunda & suku jawa. Dan saya murni Warga Negara Indonesia yang Gemah Ripah
Repeh Rapih, Loh Jinawi , silih asih silih asah silih asuh. He8
Sekian deh .. curcolnya wkwk8
:D
wah blognya gede
BalasHapusgimana resolusi layar di sana .. :D di Lappi ane mah fine2 aje .. :)
BalasHapus