TEGAR | Cerita Ku

Minggu, 25 September 2011

TEGAR

Tegar

Arahan Kultuit @PKSJerman dengan sedikit dikembangkan J ..
Membaca’y hmm he8 bikin saya mesem-mesem sendiri.. yuk Ceck It Out!!





Apakah #galau itu jelek? Tidak selalu. Di kultuit sebelum’y kita sudah bahas bahwa galau saat melakukan kesalahan adalah baik. Juga pernah kita bahas di kultuit tentang Darwin, bahwa Allah menyebut manusia dgn "al-Insan" u/ menggambarkan kesempurnaan ciptaan-Nya.

Artinya apa? Bahwa potensi manusia u/ #galau adalah anugerah dari Allah swt yg pastilah ada manfaat’y bagi kita semua. Apakah ini berarti Allah membolehkan kita bergalau 24 jam sehari & 7 hr seminggu? Tentu tidak. Apapun yg overdosis tidaklah baik.
Bahkan dalam kenyataan’y, banyak ayat-Nya di kitab suci yg memerintahkan para nabi u/ tidak sedih, bimbang atau ragu2. Beliau2 para nabi itu "galau" karena apa yg diperintahkan Allah kepadanya tidak terlaksana dgn baik. Kita? Ada yg cuma gara2 SMS. ;) . Lantas bagaimana kiat2 agar kita selalu #tegarrr, bagai karang yg menjulang meski didebur ombak di tepi lautan nan luas & ganas? ;)

Cara terbaik u/ #tegarrr, tentu dgn menelusuri ayat2 motivasi dalam al-Quran. Yg paling banyak kita hafal adalah QS. 94:5-6.."Sesungguh’y setelah 1 kesulitan ada berbagai kemudahan" ...bunyi ayat ini pun diulang, karena begitu penting’y bagi manusia u/ #tegarrr. Kemudian, ada sebuah ayat yg merupakan janji Allah u/ menolong kita, yakni di QS.Muhammad :7 ... satu ayat pendek yg SANGAT layak dihafalkan. Bunyi’y, "hai orang2 yg beriman, jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu & meneguhkan kedudukanmu."


Nah, sekarang masalah’y ada pada diri kita sendiri. Apakah memenuhi syarat2 u/ ditolong Allah, atau selama ini cuma pengen enak’y doang? ;) #tegarrr


Di ayat itu disebutkan, setidak’y ada dua syarat mendapat pertolongan-Nya: (1) termasuk golongan orang beriman; (2) menolong agama Islam. #tegarrr


Kita telusuri deh, syarat pertama dulu... apa kita termasuk muslim yg beriman? Karena tidak semua muslim beriman, sebagaimana di QS.49:14. Di ayat itu, Rasul diperintahkan berkata pada seorang Arab Badui bahwa ia sudah muslim, tapi belum beriman. Karena iman belum masuk dalam hati. Selevel Umar bin Khathab pun sebelum wafat masih tidak tahu apakah ia termasuk orang beriman atau tidak. Kita? Jauh BGT level’y dari beliau. #tegarrr


Nah, u/ mengukur kadar keimanan kita, ayo buka QS. Al-Anfaal: 2. Ayat penting nih, klo bisa dihafal, minimal nomor surat sama ayat’y. :) . Penggalan pertama arti ayat tersebut, "Sesungguh’y orang2 yg beriman itu adalah mereka yg apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka.." #tegarrr


Nah, apakah hati kita bergetar saat disebut nama Allah di depan kita? Ataukah jauh lebih bergetar saat nama org lain yg disebut? Jangan2 hati ini jauh2 lebih bergetar senang karena dapat duit banyak, nonton artis idola, tim bola favorit menang, atau karena seseorang spesial? Jangan2 getar cinta hati ini lebih hebat saat lulus ujian atau dapat beasiswa ke Jerman? Cek kultuit #pdkte kemarin tentang zona2 dalam hati. Sudah gitu, kita merasa layak ditolong? Mengira kalo meninggal detik ini, pasti masuk surga? Ingat, ada hadits tentang hamba-Nya yg Ge-eR. Ini bukan kultuit nakut2in, kita saling mengingatkan, yg nulis pun blm tentu lebih baik daripada yg membaca di sudut dunia mana pun. :) #tegarrr


Penggalan kedua dr QS. Al-Anfaal: 2, "... dan apabila dibacakan kpd mrka ayat2-Nya bertambahlah iman mrka karenanya ..." . Kita masing2 yg tahu apakah termasuk kategori orang beriman yg disebut ini. Apakah kita cenderung menolak atau menerima saat dinasehati? Jika cenderung menolak & tidak memilih merendah terhadap nasihat, maka kita masuk level yg keimanan’y belum layak u/ mendapat pertolongan. #tegarrr


Terakhir dr QS. Al-Anfaal: 2, "... dan kpd Tuhan-lah mrka bertawakal" ~ makna’y kita harus berserah diri, tidak sibuk dalam protes kepada-Nya.  Yg perlu diingat, tawakal =/= pasrah. Pasrah adalah menyerah belakangan. Tawakal = ikhlas atas apa yg diberikan-Nya sejak awal. #tegarrr


Di ayat berikutnya, "yaitu orang2 yg mendirikan shalat & yg menafkahkan sebagian dari rezeki yg Kami berikan kepada mereka". Makna ayat tersebut adalah, banyak berdoa (ada hadits bhw sholat merupakan doa) & banyak berinfaq. Inti’y, ibadah, mendekatkan diri kepada-Nya. #tegarrr


Juga baca ayat berikut’y. Kalo yg tadi (yg sebener’y relatif mudah itu) kita bisa memenuhi, insya Allah balasan’y asik, tuips. :) Kalo belum puas dgn ciri2 orang beriman tadi, pantengin juga neh, QS. al-Mu'minun. Di situ dirinci hal-hal terkait ibadah & akhlaq. #tegarrr


Masih #galau? Berat u/ #tegarrr? Berarti kita sedang banyak dosa. "Dosa adl segala sesuatu yg menggelisahkan perasaanmu" ~ HR. Muslim (sahih)


Jadi u/ menjadi #tegarrr, teruslah berusaha u/ mendekat kepada-Nya tuips... #galau hanyalah 1 potensi manusia yg tidak perlu diseringin. :)


Sekian bahasan #tegarrr malam ini, mohon maaf apabila ada hal2 yg kurang berkenan. Segala kekurangan adalah dari kami selaku manusia biasa.

-24 September 2011 @PKSJerman on Twitter -

0 komentar:

Poskan Komentar